Lensa kacamata, selain diklasifikasikan menurut bahan, jumlah fokus, indeks bias, dan warnanya, juga dibedakan menurut bentuk/desain kelengkungan permukaannya. Kalau masih agak bingung dengan yang dimaksud “kelengkungan permukaan”, boleh juga difahami dengan bentuk kecembungan/kecekungan. Read more…
Tiga hari yang lalu, seorang muda datang ke optik saya. Begitu masuk, sambil pandangannya men-scaning etalase yang penuh berisi aneka bentuk bingkai kacamata, ia memberi aba: “Mas, yang ukuran 52″. Merasa baru kali itu saya mendengar seseorang yang meminta bingkai kacamata ukuran tertentu, rasa penasaran saya menghangat melelehkan kebanggaan dipanggil “Mas” oleh orang semuda itu (sepertinya masih 20an). Mulut saya pun keceplosan: “Mengapa harus ukuran 52 Mas?” Read more…
Meskipun panduan dalam memilih bingkai kacamata sudah sangat banyak ditulis orang, bahkan di media-media yang tidak banyak berhubungan dengan dunia perkacamataan, tentunya agak lucu jika blog Optik Nisna ini tidak memiliki artikel panduan seperti itu. Inilah dia.. Hanya saja, karena media ini [mengaku] lebih berkompeten dengan bidang kacamata, maka panduan memilih bingkai kacamata di sini akan lebih banyak mengacu pada keselarasan teknis dan fungsi dasar. Read more…
Bingkai kacamata, di samping bentuk dan konstruksi bagian depannya mempunyai jenis atau model yang bervariasi, bagian samping (temple) atau tangkainya juga memiliki beragam bentuk yang juga perlu diketahui untuk memperkaya pertimbangan dalam memilih bingkai kacamata. Jangan sampai unjuk kerja kacamata menjadi kurang optimal akibat pemilihan bentuk tangkai kacamata yang kurang sesuai dengan rencana pemakaiannya. Read more…
Masyarakat pemakai kacamata di Indonesia, umumnya mengenali jenis - jenis bingkai (frame) kacamata berdasarkan 3 macam perbedaan konstruksi: bingkai penuh, bingkai setengah, dan tanpa bingkai (fullrim, halfrim/semi-rimless, rimless). Sedangkan para praktisi kacamata yang telah mendapatkan dan memahami pengetahuan khusus tentang kacamata (ophtalmic optic), akan membedakan jenis - jenis konstruksi bingkai kacamata tersebut ke beberapa klasifikasi yang lebih kompleks. Read more…
Bila di bagian pertama artikel ini kita membahas gompelnya lensa pada kacamata model bingkai penuh, kali ini akan kita bahas yang terjadi pada kacamata model setengah bingkai. Sebenarnya, bingkai model setengah ini ada dua macam yang dibedakan menurut pemasangan lensanya. Model yang pertama, pemasangan lensanya dengan cara disekrup pada bagian nasal (dekat hidung) dan temporal (dekat pelipis). Read more…
Sepertinya, masih cukup banyak praktisi kacamata yang kurang tahu (atau kurang peduli?) mengapa lensa kacamata bisa tiba - tiba mengalami kerusakan kecil (gompel/geripis) pada bagian pinggirnya. Dari dulu (awal-awal saya berkecimpung di bidang kacamata) hingga sekarang (beberapa belas tahun kemudian), kok ya masih saja saya mendapati adanya beberapa kacamata yang mengalami kejadian seperti itu. Read more…
Jejak Interaksi