PUSAT SOFTLENS MURAH KLIK DI SINI                    <<|>>                    SOFTWARE ADMINISTRASI OPTIK KLIK DI SINI                    <<|>>                    OPTOTIP/SNELLEN DENGAN MONITOR LCD KLIK DI SINI
Web Hosting
Home > Lensa Kontak > Agar Awet Muda, Pakai Softlens Dengan Ukuran Berbeda

Agar Awet Muda, Pakai Softlens Dengan Ukuran Berbeda

Softlens bisa membuat awet muda? Ada-ada saja. Mungkin begitu yang anda pikirkan. Memang, lensa buatan yang pemakaiannya dengan ditempelkan ke kornea mata itu tidak bisa membuat awet muda. Tapi ia bisa membuat (tampak) awet muda lho. Aha.. berarti ini untuk yang tua-tua ya? Mmm..he..he..he.. Tampak awet muda kan berarti sebenarnya sudah tidak muda. 🙂
Tulisan ini sejatinya akan membahas mengenai teknik monovision yang merupakan salah satu cara dalam mengatasi presbyopia, yang biasanya akan mulai dialami oleh mereka yang usianya sudah berkepala 4. Terdapat 3 metode yang umum digunakan dalam penerapan teknik monovision, yaitu:

  1. Dengan menggunakan kacamata (sekarang sepertinya sudah ditinggalkan).
  2. Dengan menggunakan lensa kontak.
  3. Dengan operasi (Lasik atau semacamnya).

Kita hanya akan membahas yang nomer 2, karena metode ini sepertinya yang paling mudah untuk dilakukan. Mengapa? Karena sekarang ini softlens (yang merupakan salah satu jenis lensa kontak) sudah sangat memasyarakat di Indonesia, terutama bagi kalangan muda. Kemudian, karena di Indonesia saat ini masih sulit untuk mendapatkan softlens dengan ukuran plus, maka kita juga hanya akan membahas monovision untuk penyandang presbyopia yang juga penyandang myopia (terutama yang -1,00 atau lebih tinggi). Lhoh.. Mengapa [lagi]? Karena kalau untuk yang bukan penyandang myopia, akan membutuhkan softlens berukuran plus yang sulit didapatkan.

Untuk menerapkan teknik monovision ini, pada saat pemeriksaan mata, mintalah petugas optik untuk memeriksa dan mengetahui mata dominan anda. Nantinya, mata yang dominan akan diset sebagai mata untuk penglihatan jauh, jadi akan dipasangi softlens yang berukuran untuk melihat jauh. Sedangkan mata yang tidak dominan, akan diset sebagai mata untuk penglihatan dekat (misalnya: baca buku, melihat ke monitor komputer, melihat ke layar ponsel), jadi akan dipasangi softlens yang berukuran untuk melihat dekat. Ukuran untuk melihat dekat ini bisa didapat dengan formula perhitungan:


Sph + Add


Misalnya, dari hasil pemeriksaan refraksi mata anda, didapat catatan ukuran seperti ini:
catatan hasil pemeriksaan refraksi
Berarti ukuran untuk melihat dekatnya adalah:
R -2,00 + 1,00 = -1,00
L -1,50 + 1,00 = -0,50


Jika mata dominan anda adalah mata kanan, maka pakailah softlens berukuran -2,00 pada mata kanan, dan pada mata kiri pakailah softlens berukuran -0,50.
Jika mata kiri yang dominan, berarti mata kiri mestinya dipasangi softlens berukuran -1,50, dan mata kanan dipasangi ukuran -1,00.

Pada saat melihat ke arah jauh, mata yang memakai softlens dengan ukuran untuk melihat jauh akan memberi penglihatan yang lebih jelas dari pada yang sebelahnya, namun sebaliknya, pada saat melihat ke arah dekat (misalnya membaca sms di layar ponsel), mata yang dipasangi softlens dengan ukuran untuk melihat dekat akan memberi penglihatan yang lebih jelas dari pada mata yang sebelahnya. Kondisi tersebut pada awalnya mungkin akan terasa sangat tidak nyaman, karena kedalaman persepsi penglihatan jadi agak terganggu. Namun lama kelamaan (biasanya 1 s/d 2 minggu) akan jadi terbiasa. Beberapa orang bahkan merasa sangat cocok dan terkesan dengan teknik ini. Jika sampai 3 minggu lebih anda tetap merasa tidak nyaman, berarti memang anda tidak cocok dengan teknik monovision ini.

Memang tidak semua orang dapat menerapkan teknik tersebut. Orang-orang yang dalam pekerjaannya sedang sangat membutuhkan ketajaman penglihatan yang optimal (misalnya sedang mengemudikan pesawat terbang, mobil, dan sebagainya), tidak disarankan untuk menggunakan teknik ini. Orang-orang yang sedang mengajar, para pengacara, hakim, jaksa di ruang sidang, resepsionis hotel, mungkin akan sangat cocok dengan teknik ini.

Lalu, bagian mana yang disebut membuat tampak awet muda? Ya karena tidak usah memakai kacamata untuk dapat membaca jarak dekat. Orang yang sudah tua (dan mengalami presbyopia) kan kebanyakan harus memakai kacamata untuk dapat membaca (jarak dekat) dengan jelas.


Mengcopy dan mempublish ulang artikel dari website ini diperkenankan, asal menyebutkan/mencantumkan (secara eksplisit) sumbernya serta tidak mengubah judul maupun isi artikel

  1. No comments yet.
You must be logged in to post a comment.