Dec 27
Tulisan tentang keunggulan lensa kontak ini sebenarnya sudah dipersiapkan (secara offline) sejak lebih dari 1 bulan yang lalu. Namun kemudian prioritas penyelesaiannya dikalahkan dengan aplikasi/program Sistem Administrasi Optikal yang saya buat dalam waktu hampir bersamaan. Baru sesudah aplikasi tersebut berjalan sesuai dengan yang saya harapkan, tulisan ini pun mendapatkan gilirannya. …selengkapnya »
Nov 30
Pada dekade awal saya berkecimpung dalam dunia optikal (belasan tahun yang lalu), software developer baik institusional maupun personal belum lah sebanyak saat ini. Penawaran-penawaran aplikasi yang ditujukan untuk mempermudah pengelolaan administrasi suatu lembaga, belum lah semarak sekarang ini. Pada masa itu, mencari dan menemukan data-data hasil pemeriksaan refraksi lama dari seorang pasien bisa menjadi mimpi buruk bagi saya. …selengkapnya »
Oct 09
Maraknya lensa-lensa progresif (Progressive Addition Lens) yang berharga sangat murah (dibanding beberapa tahun lalu) saat ini membuat lensa jenis ini semakin banyak dipilih oleh orang-orang yang sudah mengalami presbyopia, terutama presbyopia pemula yang umurnya kurang dari 50 tahun. Para penderita presbyopia pemula ini kebanyakan masih sangat peduli dengan …selengkapnya »
Sep 29
Sudah beberapa kali ada pengunjung optikal saya yang menanyakan softlens yang berdiameter lebih besar dari yang sudah mereka pakai. Mereka beranggapan, dengan soflen yang diameternya lebih besar akan mendapatkan tampilan iris mata yang lebih besar dari sebelumnya. Benarkah begitu? Ooo… tiidaaakk.. (jadi inget iklan salah satu merek bumbu masak pada jaman dulu). …selengkapnya »
Sep 12
Sepertinya tidak ada penderita myopia atau pemakai kacamata minus yang tidak ingin minusnya tidak bertambah terus, syukur-syukur bisa turun, atau bahkan sembuh total tidak perlu kacamata lagi. Bagi penderita myopia kategori sedang maupun berat (> -3,00), berharap agar minusnya bisa menurun drastis atau sembuh adalah hal yang tidak mudah terpenuhi. …selengkapnya »